Hadiri Kick Off Adarospecta School, Asisten II Setda Tabalong Harap Menjadi Ruang Tumbuh UMKM

“Di Adarospecta School, para pelaku UMKM didorong untuk memiliki pola pikir yang maju, inovatif serta mampu membaca peluang pasar”

Asisten II Setda Tabalong, Zainal Arifin bersama perwakilan Adaro, PT SIS, PT Buma, PT PPA dan YABN saat kick off program Adarospecta School (foto: TABIRkota/ist)

TANJUNG (TABIRkota) – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), Zainal Arifin berharap, Adarospecta School dapat menjadi ruang bertumbuh bagi UMKM.

Harapan tersebut disampaikan Zainal Arifin saat mewakili Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani pada kegiatan Kick Off Adarospecta School di Gedung Informasi, Tanjung, Arba (21/1).

Menurutnya, program Adarospecta yang diinisiasi PT Adaro Indonesia bersama PT Saptaindera Sejati (SIS) tersebut, dapat menjadi ruang belajar bagi UMKM.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong sangat mengapresiasi program Adarospecta agar para pelaku UMKM dapat belajar dan bertumbuh sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia mengatakan, para pelaku UMKM bisa mendapatkan pembekalan keterampilan, pendampingan dan wawasan baru untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional di Adarospecta School.

“Di Adarospecta School, para pelaku UMKM juga didorong untuk memiliki pola pikir yang maju, inovatif serta mampu membaca peluang pasar,” katanya.

Program Adarospecta School sebagai kolaborasi dunia usaha dengan pelaku UMKM tersebut, sejalan dengan semangat pembangunan Tabalong SMaRT, yaitu mewujudkan Tabalong yang Sejahtera, Maju, Religius dan Terdepan.

Program Adarospecta School kali ini diikuti puluhan pelaku usaha di Tabalong, sebagai upaya bersama mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM.

Menurut Department Head HR PT SIS ADMO, Toni Suriadi, program tersebut dirancang sebagai program inkubasi usaha, bukan pelatihan satu arah.

“Adarospecta School dibangun dengan pendekatan bertahap, terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh tahapan dimulai dari proses identifikasi kondisi awal UMKM, penguatan mindset dan dasar usaha, hingga pendampingan implementatif yang mendorong perubahan nyata di lapangan.

“Peserta Adarospecta School akan menjalankan praktik, menyelesaikan tugas-tugas usaha dan dievaluasi secara berkala,” tambahnya.
Seluruh proses dan tahapan dalam program tersebut, dirancang agar UMKM mampu naik kelas dari rintisan, menuju usaha yang lebih matang dan siap berkembang.

Program Adarospecta School menjadi ruang belajar, ruang bertumbuh, sekaligus ruang kolaborasi bagi peserta. (lhm/ra)

Pewarta: Ilham Ali Naufal

Journalist - Tabalong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Ramadhan 1447H, Pemkab HST Kendalikan Inflasi Melalui Pasar Murah

Rab Jan 21 , 2026
"Berbagai kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga di bawah dari pasaran"

You May Like

TABIRklip