
BARABAI (TABIRkota) — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) membekali siswanya ilmu jurnalistik dasar untuk menghadapi disrupsi digital atau perubahan pola perilaku di dunia teknologi digital.
Pelatihan tersebut dilaksanakan untuk siswa SMAN 1 Barabai yang mengikuti ekstrakurikuler jurnaistik, berkolaborasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) HST, Sabtu (24/1).
Pembina Jurnalistik SMAN 1 Barabai, Ahmad Fahruzi mengatakan, ekskul tersebut diadakan unyuk melatih siswa agar mampu membedakn fakta dan opini.
“Siswa juga diharapkan dapat melatih keberanian wawancara atau bertanya dan mengenalkan pentingnya kejujuran,” katanya.
Sasaran pelatihan, ujarnya, agar siswa mampu menguasai ilmu dasar jurnalistik dan literasi visual.
“Siswa disuguhkan materi jurnalistik dasar, seperti teknik penulisan berita, fotografi, videografi dan desain (layout) media,” ujarnya.
Target 2026 ini, tambahnya, ekskul jurnalistik dapat menjadi wadah dokumentasi seluruh kegiatan sekolah ke publik.
“Kami juga menyusun program camp jurnalistik, semoga nanti terealisasi untuk memperdalam pengetahuan siswa,” tambahnya.
Pelatihan tersebut digelar selama beberapa pekan dengan narasumber dari PWI HST.
Narasumber pelatihan tersebut, yakni Jamaluddin dari Radar Banjarmasin, Muhammad Ferian Sadikin dari Tabirkota.com, Akhmad Rizky dari TVRI Kalsel dan Muhammad Hidayatullah dari Antara. (fer)




