Relawan PNM Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

“Kehadiran relawan kali ini menjadi penguat di masa pemulihan, saat sorotan mulai berkurang, namun kebutuhan warga masih tinggi”

Relawan PNM kembali menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Aceh (foto: TABIRkota/dok)


JAKARTA (TABIRkota) – Relawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menyalurkan bantuan kepada para korban banjir dan longsor di Aceh Tamiang, Peureulakk, Kota Langsa, Kabupaten Pidie hingga Bireuen.

Menurut Sekretaris PT PNM, L Dodot Patria Ary, sebulan pasca banjir dan longsor di Sumatera, dampaknya masih terasa, terutama bagi keluarga prasejahtera yang menggantungkan hidup dari usaha kecil.

“Beberapa titik lokasi mengalami dampak yang cukup besar serta masih minim bantuan, sehingga kami memutuskan untuk kembali menyalurkan bantuan kepada para masyarakat dan menyusuri rumah-rumah warga serta titik pengungsian,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Selasa (30/12).

Kehadiran relawan kali ini menjadi penguat di masa pemulihan, saat sorotan mulai berkurang, namun kebutuhan warga masih tinggi.

Saat menyalurkan bantuan di posko bencana dan beberapa titik lainnya, katanya, para relawan dipertemukan dengan sebagian besar nasabah PNM Mekaar yang juga terdampak bencana.

“Sebelum bencana, mereka mengandalkan warung kecil atau usaha rumahan untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan ketika banjir datang tiba-tiba merendam tempat tinggal sekaligus tempat usaha, mengakibatkan eralatan rusak, stok dagangan habis serta aktivitas usaha terhenti hingga kini,” katanya.

Relawan PNM menyalurkan bantuan kebutuhan sehari-hari sekaligus menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat.

Di lapangan, tambahnya, banyak ditemui nasabah mengaku masih kesulitan memulai kembali usaha karena keterbatasan modal dan perlengkapan.

“Kondisi tersebut membuat proses pemulihan berjalan lebih lambat, terutama bagi keluarga yang bergantung pada penghasilan harian,” tambahnya.

PNM memilih untuk kembali hadir karena dampak bencana belum sepenuhnya pulih dan kehadiran relawan diharapkan bisa membantu meringankan beban sekaligus memberi semangat agar mereka bisa kembali bangkit.

Dampak bencana di Aceh Tamiang dan daerah lainnya menjadi pengingat bahwa pemulihan tidak berhenti ketika banjir surut karena bagi masyarakat kecil, dampak bencana bisa terasa panjang.

Di tengah proses tersebut, kehadiran relawan dan perhatian yang berkelanjutan menjadi salah satu penopang agar warga tidak kehilangan harapan untuk dapat melanjutkan hidup.

PT PNM sendiri merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang fokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha, serta memiliki program andalan seperti Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk perempuan prasejahtera dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM). (rls/ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kolaborasi KS2, BPBD Tabalong dan Aliansi Pemuda Salurkan Bantuan Banjir di Kalua

Sel Des 30 , 2025
"Melalui aksi kemanusiaan tersebut, Aliansi Pemuda Tabalong menegaskan komitmennya dalam merespons bencana alam secara cepat dan kolaboratif"

You May Like

TABIRklip