
JAKARTA (TABIRkota) – Kolaborasi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama solidaritas nasabah, menyalurkan produk-produk UMKM sebagai bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Sumatera.
Menurut Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, sesama pelaku usaha kecil menjadi kekuatan di tengah dampak bencana, khususnya di Sumatera.
“PT PNM melibatkan langsung nasabah program andalan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dalam penyaluran bantuan pangan, berupa makanan siap saji hasil produksi UMKM binaan, mulai dari abon hingga rendang kemasan,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Arba (31/12).
Produk-produk tersebut didistribusikan ke berbagai titik terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, termasuk posko pengungsian, dapur umum serta rumah-rumah warga.
Ia mengatakan, lebih dari 2.000 paket makanan siap saji karya nasabah PNM dari Serang dan Padang, disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di masa pemulihan pasca bencana.
“Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan antar nasabah yang sama-sama tumbuh dari usaha skala kecil,” katanya.
Ia mengatakan, pelibatan nasabah dalam aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari komitmen PNM untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga membangun solidaritas sosial.
“Dengan melibatkan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha makanan siap saji, kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan pangan, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah pemulihan pasca bencana,” tambahnya.
Terpisah, Hani Susanti, nasabah PNM asal Serang yang mengelola usaha abon kemasan, mengaku terharu dapat terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Sebagai pelaku UMKM, saya tidak pernah membayangkan produk dari usaha kecil kami bisa ikut membantu saudara-saudara yang terdampak bencana,” ujar Hani.
Sementara itu, menurut Ningsih, nasabah PNM dari Padang yang menjalankan usaha rendang siap, keterlibatan mereka dalam program tersebut sebagai wujud nyata nilai kebersamaan yang ditanamkan PNM.
“Ketika mendengar ada sesama nasabah PNM yang terdampak banjir serta longsor, kami merasa terpanggil untuk berbagi dan melalui usaha yang kami miliki, kami ingin ikut menguatkan mereka,” ujarnya.
Di tengah keterbatasan akibat bencana, produk UMKM yang disalurkan bukan sekadar bantuan pangan, melainkan simbol kepedulian dan harapan.
Melalui solidaritas tersebut, PNM dan para nasabahnya berupaya terus hadir, saling menguatkan serta berjalan bersama dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana. (rls/ra)




