
TENGGARONG (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah (Kalteng), Rahmanto Muhidin memimpin studi tiru ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pertambangan.
Studi tiru yang dimaksudkan pula untuk optimalisasi Badan usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut, dilaksanakan di Pendopo Wabup Kukar, Tenggarong, Senin (24/11).
Menurut Wabup Mura, Rahmanto Muhidin, studi tiru dilaksanakan untuk mempelajari tata kelola BUMD, strategi investasi dan diversifikasi usaha.
“Selain itu, juga untuk memperlajari inovasi pengelolaan pendapatan daerah yang telah diterapkan di Kukar,” ujarnya.
Ia mengatakan, melalui studi tiru tersebut, diharapkan dapat diperoleh rekomendasi yang dapat diterapkan untuk memperkuat kinerja BUMD sekaligus meningkatkan PAD.
“Studi tiru diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan membuka peluang pengembangan kebijakan yang berdampak pada peningkatan PAD serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Dafip Haryanto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan Pemkab Mura.
“Kukar dan Mura memiliki karakteristik daerah yang serupa, terutama pada potensi sumber daya alam seperti batu bara,” katanya.
Ia menambahkan, dengan potensi daerah yang hampir sama, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman.
“Khususnya terkait penguatan BUMD dalam upaya peningkatan PAD,” tambahnya.
Pada studi tiru tersebut, Wabup Mura, Rahmanto Muhidin didampingi Kepala Dinas PUPR, Paulus K Manginte, Kepala Bapperida Rizal Samat serta sejumlah perwakilan Perangkat Daerah terkait.
Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan diskusi teknis antar daerah serta pembahasan peluang kerja sama strategis di bidang ekonomi dan pengembangan usaha daerah. (ded/ra)




