Milad ke-113 Muhammadiyah, LAZISMU Ar Rahim Banjarmasin Gelar Program Peduli Guru

“Program Peduli Guru berupa pemberian bantuan dan kajian kesehatan bagi para tenaga pendidik sebagai garda terdepan pembentukan karakter bangsa”

Pemberian 150 paket sembako untuk para tenaga pendidik, ustadz dan ustadzah di lingkup Cabang Muhammadiyah Banjarmasin 3 (foto: TABIRkota/ist)


BANJARMASIN (TABIRkota) – Kantor Layanan (KL) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Ar-Rahim Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Program Peduli Guru sebagai bentuk apresiasi terhadap peran pendidik dan dalam rangka memeriahkan peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah.

Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan momen Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan Hari Guru Nasional (HGN) tersebut, dilaksanakan di Masjid Ar Rahim, Sultan Adam, Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (24/11).

Menurut Kepala KL LazisMu Ar Rahim, Muhammad Thoriq Alghifari, kegiatan tersebut berupa pemberian bantuan dan kajian kesehatan bagi tenaga pendidik sebagai garda terdepan pembentukan karakter bangsa.

“Dalam program tersebut, KL LAZISMU Ar-Rahim mentasyarufkan 150 paket sembako untuk para tenaga pendidik, ustadz dan ustadzah di lingkup Cabang Muhammadiyah Banjarmasin 3,” ujarnya.

KL LAZISMU Ar-Rahim Banjarmasin juga hadirkan sebuah kajian tentang kesehatan secara eksklusif untuk mengingatkan para peserta bahwa menjaga kondisi fisik sama pentingnya dengan penguatan spiritual.

Pada kesempatan yang sama, Badan Pengurus LAZISMU Kota Banjarmasin, Muhammad Adiani didampingi ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banjarmasin 3, Tajuddinnor menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersbut sebagai bentuk aksi nyata dalam berbagi untuk negeri, terutama bagi para guru.

Sementara itu, dr Meldy Muzada Elfa sebagai dokter spesialis penyakit dalam pada kajiannya memaparkan mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit degeneratif, serta pentingnya deteksi dini bagi para pendidik yang setiap hari menghadapi beban kerja cukup tinggi.

Menurutnya, guru sering menempatkan murid sebagai prioritas, sementara kesehatan pribadi dinomorduakan.

“Melalui kajian ini, saya mengingatkan bahwa kesehatan guru-guru juga sangat penting untuk dijaga terutama ketika masa-masa ujian,” ujarnya yang juga sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah tersebut.

Menjaga tubuh tetap sehat dikatakan sebagai bagian dari ikhtiar menjalankan amanah pendidikan.

KL LAZISMU Ar-Rahim Banjarmasin berharap momentum Milad Muhammadiyah ke-113 menjadi penguat spirit pelayanan dan kebermanfaatan bagi umat.

Melalui Program Peduli Guru, LAZISMU ingin memastikan bahwa para pendidik yang selama ini mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mencerdaskan generasi bangsa juga mendapatkan perhatian. (rls/ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tak Peroleh Bantuan Pangan, Warga Banua Budi HST "Timpas" Aparat Desa

Rab Nov 26 , 2025
"Pelaku yang kecewa dijanjikan bantuan pangan, tapi tak kunjung dapat, akhirnya melampiaskan dengan "menimpas" aparat desa"

You May Like

TABIRklip