
KOTABARU (TABIRkota) – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar In-House Training (IHT) Pemahaman dan Sistem Dokumentasi SNI ISO/IEC 17025:2017 sejak 22 hingga 26 Februari.
Menurut Kepala DLH Kotabaru, HM Maulidiansyah, IHT tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan laboratorium dalam proses akreditasi.
“Dibentuknya Laboratorium Lingkungan, bukan semata-sama mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi kami berkomitmen menerapkan sistem manajemen mutu yang sesuai dengan standar ISO/IEC 17025:2017,” ujarnya di Kotabaru, ibu kota Kotabaru, Kamis (27/2).
Dengan diselanggarakannya IHT, kata HM Maulidiansyah, pihaknya berharap seluruh personel semakin memahami pentingnya standar tersebut.
“Agar laboratorium daerah dapat terakreditasi dan memberikan hasil uji yang kredibel serta dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Kegiatan merupakan bagian dari persiapan pengajuan akreditasi laboratorium agar dapat memenuhi standar mutu internasional dalam pengujian lingkungan.
Diisi dengan berbagai sesi pelatihan, termasuk pemaparan teori, diskusi interaktif serta simulasi penyusunan dokumen laboratorium.
Pelatihan menghadirkan pemateri dari Laboratorium Lingkungan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), KA Syukron Lillah.
Laboratorium Lingkungan Sumsel adalah Laboratorium Pemerintah Daerah (Pemda) pertama di Indonesia yg meraih Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Materi yang disampaikan KA Syukron Lillah, berupa pemaparan komprehensif mengenai prinsip-prinsip ISO/IEC 17025:2017, termasuk persyaratan struktural, manajemen, sumber daya serta aspek teknis dalam pengujian laboratorium.
Juga disampaikan mengenai sistem dokumentasi yang menjadi bagian krusial dalam menjaga ketertelusuran dan validasi hasil pengujian, khususnya pada proses menuju akreditasi.
Melalui IHT tersebut, diharapkan UPTD Laboratorium Lingkungan, DLH Kotabaru semakin siap dalam mengikuti proses pengajuan akreditasi ISO/IEC 17025:2017, sehingga dapat meningkatkan kredibilitas dan kualitas layanan pengujian lingkungan sesuai standar internasional. (zr)