“Wayang kulit bukan hanya tontonan, tapi tuntunan yang di dalamnya mengandung nilai kearifan lokal dan pendidikan karakter”
budaya banjar
“Melalui pelaksanaan FTBI, literasi bahasa Banjar dapat terus dilestarikan di seluruh satuan pendidikan dari tingkat SD, SMP hingga Pondok Pesantren”



