
BUNTOK (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Khristianto Yudha menekankan pentingnya penguatan peran dan kesejahteraan guru dalam membangun kualitas pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Khristianto Yudha saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di halaman Kantor Bupati Barsel, Buntok, Selasa (25/11).
Menurutnya, guru hebat bukan hanya mengajar, tetapi membentuk karakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi dan terus berinovasi di ruang kelas.
“Persoalan distribusi guru masih menjadi tantangan termasuk status yang belum jelas serta keterlambatan pembayaran tunjangan profesi,” ujarnya.
Kebijakan Sentralisasi Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan, katanya, diharapkan mampu mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi para pendidik.
“Kebijakan tersebut juga mencakup penempatan guru yang lebih adil termasuk bagi sekolah di wilayah terpencil serta penyelesaian status guru honorer,” katanya.
Ia menambahkan, empat program prioritas Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun 2025, harus menjadi fokus bersama.
“Empat program prioritas tersebut seperti Wajib Belajar 13 Tahun, peningkatan mutu pendidikan vokasi, penguatan literasi dan karakter serta inovasi pembelajaran digital,” tambahnya.
Upacara diisi dengan pembagian hadiah berbagai lomba dalam rangka memeriahkan Hari Guru Nasional yang diikuti guru dan pelajar se-Barito Selatan.
Hadiri pada upacara tersebut, Wakil Ketua II DPRD Barsel Hj Rusinah, jajaran Forkopimda, Pj Sekda Barsel Ita Minarni, kepala OPD, para camat, kepala sekolah serta ratusan guru dan pelajar SLTA. (mad/ra)




