Buka Pelatihan Tukang Bersertifikat BNSP, Bupati Tabalong Sebut Tingkatkan Kemampuan Pekerja Lokal

“Pelatihan merupakan bagian dari upaya Pemkab Tabalong untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga kerja konstruksi”

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani bersama salah seorang peserta saat membuka kegiatan Pelatihan Tukang Banungan Gedung Bersertifikat BNSP (foto: TABIRkota/ist)


TANJUNG (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengupayakan peningkatan kemampuan pekerja lokal, salah satunya melalui kegiatan pelatihan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani saat membuka kegiatan Pelatihan Tukang Bangunan Gedung Bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat di Aula Balai Latihan Kerja (BLK), Tanjung, Senin (24/11).

Menurutnya, kegiatan pelatihan tersebut merupakan langkah nyata dari program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk menciptakan 15.000 tenaga terampil.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tabalong meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga kerja konstruksi,” ujarnya.

Ia mengatakan, pelatihan kali ini merupakan tahap awal dan 2026 mendatang akan kembali dilaksanakan bekerja sama dengan desa, kecamatan serta BLK.

“Kita ingin kedepan, tukang bangunan yang bekerja di Tabalong adalah putra asli daerah sehingga menjadi tuan rumah dan pemain di daerah sendiri,” katanya.

Sertifikat BNSP sendiri adalah bukti kompetensi dan keahlian yang diakui secara nasional, dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah seseorang lulus uji kompetensi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Tabalong, Hadi Ismanto mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 121 pemuda yang telah lulus seleksi.

“Kegiatan pelatihan dilaksanakan dari 24 sampai 29 November mendatang yang dilengkapi dengan teori serta praktek,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan teori dilaksanakan di BLK Tanjung sedangkan praktek dilaksanakan di Workshop Nan Sarunai dengan dibimbing para instruktur yang berkompeten dibidangnya.

“Para peserta tidak hanya diajarkan untuk menjadi pekerja bangunan kayu, tetapi juga permanen atau batu,” tambahnya.

Peserta pelatihan akan diajarkan bagaimana mengecor, memasang keramik sampai pengerjaan pondasi rumah.

Pelatihan juga meliputi aspek teknik kontruksi, keselamatan serta kesehatan kerja dan standar kompetensi yang diakui BNSP. (lhm/ra)

Pewarta: Ilham Ali Naufal

Journalist - Tabalong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tembus Hutan Meratus, Ketua Persit Kodim 100/HST Berikan Layanan Kesehatan

Sen Nov 24 , 2025
"Lima hari perjalanan memberikan pengalaman berharga bagi Ketua Persit Kodim 1002/HST, Hapsari"

You May Like

TABIRklip