
KOTABARU (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu.
Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis didampingi istri serta Pj Sekretaris Daerah, Eka Safrudin, Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD lingkup Pemkab setempat, Camat Kelumpang Hulu dan Camat Hampang tersebut, dilaksanakan di Masjid Al Munawwarah, Jumat (21/3).
Menurut Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, Masjid Al Munawwarah, Sungai Kupang, dibangun beberapa tahun yang lalu dan progresnya sudah mencapai 70 persen.
“Insya Allah di tahun 2025-2026, akan dibantu untuk melanjutkan pembangunannya,” ujarnya.
Pemkab Kotabaru, katanya, senantiasa berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Tentunya kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat Kelumpang Hulu dan Hampang yang penuh semangat gotong royong seperti ini,” katanya.
Camat Kelumpang Hulu, Akhmad Mawardi menambahkan, pihaknya menyambut baik serta mengapresiasi kedatangan Wakil Bupati, Sekda dan rombongan dalam acara Safari Ramadan kali ini.
“Kami siap mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru yaitu kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pada Safari Ramadhan tersebut, Wakil Bupati Kotabaru turut menyerahkan bantuan rehab rumah tidak layak huni dari Dinas Perkim setempat untuk enam orang warga Desa Lalapin dan Desa Limbungan, Hampang.
Kemudian, turut diserahkan Bansos dari Dinas Sosial untuk disabilitas sebanyak dua orang dan bantuan rumah tidak layak huni sebanyak dua orang.
Juga pemberian makanan tambahan pencegahan stunting dari Dinas Kesehatan dan penyerahan sertifikasi halal tempat pemotongan unggas dan juru sembelih halal atau industri kecil menengah tahun 2025.
Selain itu, bantuan berupa uang sebesar Rp5 juta untuk Kaum Masjid Al Munawwarah, bantuan sembako dari Bank Kalsel untuk dua orang, bantuan pelayanan internet Desa Banua Lawas dan Karang Payau serta bantuan sembako dari PDAM Kotabaru.
Kegiatan ditutup dengan ceramah agama serta doa bersama oleh Guru Muhammad Zaini dan Guru Murjani atau Guru Muda Cantung. (zr)