
BARABAI (TABIRkota) — 20 grup di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) siap meramaikan lomba “bagarakan sahur” atau tradisi membangunkan orang sahur sebagai bentuk pelestarian warisan budaya setempat.
Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar melalui Kasi Kesenian dan Kebudayaan, Masruswian mengatakan, 20 grup tersebut akan unjuk kebolehan pada Jum’at (21/3) malam mendatang.
“Pendaftaran sudah ditutup pada Senin (17/3) lalu dan peserta telah mengikuti technical meeting, Selasa (18/3) malam,” katanya di Barabai, Ibu Kota HST, Kamis (20/3).
Lomba bagarakan tersebut, ujarnya, merupakan salah satu implementasi dari visi misi Bupati HST, Samsul Rizal, yakni religius, sejahtera dan bermartabat.
“Melalui lomba bagarakan sahur itu juga para peserta unjuk kebolehan dalam menampilkan kreatifitas dan bakat mereka,” ujarnya.
Bagarakan sahur, tambahnya, bukan sekadar untuk membangunkan orang, namun sarana pelestarian tradisi dan warisan budaya masyarakat HST.
“Tujuannya agar masyarakat lebih mengenal tradisi bagarakan sahur yang umumnya menggunakan perabotan bekas sebagai identitas budaya selama ramadhan di HST,” tambahnya.
Untuk hadiah loma bagarakan sahur, masing-masing juara satu Rp5 juta, juara dua Rp3 juta, juara tiga Rp2 juta.
Sedangkan harapan satu Rp1,5 juta, harapan dua Rp1.250.000 dan Rp1 juta untuk harapan ketiga. (fer)